Kota Untuk semua

ko-kreasi
KO-KREASI [KOTA] UNTUK SEMUA SAAT NEW NORMAL

Gagasan kota untuk semua merupakan penyederhanaan dari New Urban Agenda (NUA) yang didasari pada konsepsi hak atas kota (right to the city). Henry Lefebvre (1992, 1996) dan David Harvey (2008) berpendapat jika (a) manusia berhak untuk meningkatkan taraf hidupnya dan (b) kota dapat mempengaruhi kehidupan warganya. Kedua argumentasi tersebut menjadi dasar pemikiran awal ”warga berhak...

kota untuk semua
Kota Untuk Semua

Pandangan bahwa urbanisasi tak bisa dicegah semakin diakui pemangku kepentingan perkotaan. Urbanisasi tak lagi dilihat dari sisi masalah, tetapi juga peluang untuk kesejahteraan rakyat. Ekonom Edward Glaeser dalam The Triumph of the Cities (2011) mengajukan contoh empiris di mana kota merupakan ruang kondusif bagi kompetisi, kewirausahaan, dan inovasi. Karena itu, kota sering berperan sebagai sarana untuk mobilitas...

HAM kota
WEBINAR KOTA HAM: REGULASI PANDEMI, SUDAHKAH INKLUSIF?

Efek pandemi Covid-19 telah melahirkan banyak inisiatif dan regulasi. Namun, sudahkah memenuhi nilai-nilai HAM dan inklusif bagi warganya? Hal itulah yang dibahas dalam Webinar Series on Human Right Cities #1, yang diselenggarakan oleh INFID (International NFGO Forum on Indonesia Development) dengan tema “Hak Atas Kota di Saat Pandemi: Menggunakan Sudut Pandang Buku Kota untuk Semua...

kota untuk semua
Kota Untuk Semua: Hunian Selaras SDGs dan New Urban Agenda

Urbanisasi bisa dikatakan sebagai sebuah fenomena perubahan karakteristik suatu kawasan. Dimana pada awalnya kawasan tersebut merupakan perdesaan yang kemudian berkembang menjadi daerah yang bercirikan perkotaan.  Perubahan tersebut tentunya ditandai dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk. Jadi apa yang dikatakan urbanisasi merupakan fenomena global yang tidak dapat dihindari. Selain menimbulkan banyak masalah, urbanisasi juga menawarkan solusi. Karena...

wicaksono sarosa
Kota Untuk Semua menurut Wicaksono Sarosa

“Our struggle for global sustainability will be won or lost in cities.” Ucapan tersebut datang dari mantan Sekretaris Jenderal PBB periode 2007-2016, Ban Ki Moon, yang maksudnya adalah berhasil tidaknya pembangunan yang berkelanjutan di tingkat global, akan sangat tergantung pada bagaimana kita merencanakan, merancang, membangun, dan mengelola kota-kota kita. Keyakinan tersebut tentu tidak mengurangi pentingnya...

  • 1
  • 2
×