MO

crowd
Mampukah Crowd Menggantikan Pasar?

Sekarang ini sudah jamak bila kita akan membeli sesuatu akan melihat dulu bagaimana review dari orang lain. Apa yang menarik di sosial media juga melihat topik mana yang paling banyak diperbincangkan. Itu semua bagian dari crowd. Sekumpulan orang yang menjadi sumber daya. Rhenald Kasali dalam buku #MO (Mobilisasi Orkestrasi) berusaha menjelaskan pentingnya crowd dalam membentuk...

Orkestrasi Value
Melakukan Orkestrasi Melalui Value Creation

Apa yang membedakan bisnis konvensional dengan bisnis berbasis teknologi platform?  Perbedaan utamanya ada pada aspek value creation. Nilai lebih dari suatu produk atau jasa. Pada bisnis konvensional, proses value creation hadir dalam skema pipeline, artinya dari proses bisnis panjang suatu perusahaan menggunakan seluruh asset yang dimilikinya. Sedangkan bisnis berbasis platform, value creation terjadi sangat cepat...

isis MO yodo
ISIS Pun Sadar #MO

ISIS tak pernah mati akal untuk membujuk rayu para martir baru. Sama seperti yang dilakukan gerakan-gerakan mobilisasi dalam bisnis maupun politik, ISIS sejak tahun 2014 menggunakan tagar-tagar untuk meningkatkan dukungan dan popularitasnya.  Dengan pola komunikasi yang persuasif dan seakan tanpa masalah, pengikut ISIS lainnya pun dapat menyebarkan paham ideologinya secara mandiri, tanpa arahan. Salah satu...

taktik marketing #MO crowd
Taktik Marketing Baru di Era Digital

Disrupsi Digital saat ini sedang berkembang dan menjalar ke semua lini kehidupan, tidak terkecuali dalam hal marketing. Untuk membahas hal tersebut, Universitas Esa Unggul menggelar Bedah Buku berjudul ” #MO: Sebuah Dunia Baru yang Membuat Banyak Orang Gagal Paham”, di Cafe Surabi Teras, Universitas Esa Unggul, Kebon Jeruk, Kamis (28/11). Dua pembicara pun dihadirkan dalam...

MO Kerumunan
#MO: Kapitalisme Era Kerumunan Virtual

RHENALD Kasali dijuluki Bapak Disrupsi Indonesia. Guru besar ekonomi Universitas Indonesia itu ilmuwan pertama Indonesia yang membahas perubahan besar-besaran industri era 4.0. Dan, #MO bisa dibilang merupakan mahkota dari semua buku tentang disrupsi karya Rhenald. Buku ini terbagi 14 bab. Berisi dua tema utama: mobilisasi (tenik pemasaran era digital disruptif) dan orkestrasi (manajemen era digital disruptif)....

×