Top News

Rhenald Kasali Shock
Rhenald Kasali: Waspadai 7 Shock Ekonomi Akibat Corona

Postur perekonomian dunia dan Indonesia saat ini tidak sedang dalam posisi terbaiknya. Ketika ancaman hantaman gelombang resesi akibat perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok pada 2019 lalu mereda, kini ekonomi global dihantam tsunami akibat wabah virus Corona. Memang  era #MO membawa banyak tantangan yang menuntut tanggapan cepat. Founder Rumah Perubahan yang kini mengembangkan platform...

Korona yudi latif
Hitam Putih Korona

Refleksi dari Yudi Latif Pada Oktober 1347, dua belas kapal dagang Genoa berlabuh di pelabuhan Messina, Sisilia, setelah menempuh pelayaran panjang mengarungi Laut Hitam. Banyak pelaut di kapal itu meninggal dengan sekujur tubuh ditaburi gelembung hitam; membuat wabah penyakit itu disebut “Maut Hitam” (Black Death). Otoritas Sisilia terlambat mencegah kapal itu berlabuh. Akibatnya, selama lima...

Orkestrasi Value
Melakukan Orkestrasi Melalui Value Creation

Apa yang membedakan bisnis konvensional dengan bisnis berbasis teknologi platform?  Perbedaan utamanya ada pada aspek value creation. Nilai lebih dari suatu produk atau jasa. Pada bisnis konvensional, proses value creation hadir dalam skema pipeline, artinya dari proses bisnis panjang suatu perusahaan menggunakan seluruh asset yang dimilikinya. Sedangkan bisnis berbasis platform, value creation terjadi sangat cepat...

Abe Vikra Kreativitas
Dari Agensi ke Korporasi: Tantangan Baru untuk Mempertahankan Kreativitas

Tak mengherankan jika 86 persen responden dari riset The new organization: Different by design yang dirilis Deloitte memandang kultur sebagai salah satu elemen terpenting dalam perusahaan. Di sisi lain, survei konsultan sumber daya manusia Robert Walters Asia juga menemukan bahwa ketidaksesuaian dengan kultur perusahaan masuk dalam lima alasan tertinggi yang mendorong karyawan mengundurkan diri. Integrasi dan fleksibilitas. Dua hal dalam kultur...

teropong kebenaran
Yudi Latif : Bintang Kebenaran

Refleksi Yudi Latif Makrifat Pagi Saudaraku, kebenaran itu seperti bintang-bintang yang tak bisa dilihat kecuali di gelap malam. Dalam rutinitas terang, perhatian manusia tertawan penampakan kasatmata. Nilai-nilai tak benda dipandang sebelah mata sebagai pelengkap penderita. Saat gelap menyelimuti bumi, kemegahan sosok fisik pudar dari pandangan, barulah manusia mendongakkan wajah ke langit, mendamba cahya bintang. Di...

×