Top News

Alibaba dan Mobilisasi 11.11

Posted by: melati 11/11/2019 No Comments
11.11

Tahukah Anda? Dunia baru telah berhasil menciptakan hari besar belanja yang jauh lebih bertenaga dan melibatkan pelapak (pemilik barang) dari 230 negara dengan omzet jumbo hanya dalam satu hari. Itulah Singles’ Day, hari libur tidak resmi untuk para jomlo belanja dan berbagi hadiah.

11.11 (Double Eleven) merupakan hari terpilih untuk belanja bagi para “jomlo” ini yang dirayakan setiap tanggal 11 November

Hari jomlo ini mulanya diselenggarakan oleh sekelompok pelajar yang merupakan perwujudan dari protes mereka terhadap hari untuk pasangan muda.

Maka, pada 2009, ritel-ritel besar mulai mengakomodasinya dan menjadi hari jualan besar-besaran. Tema ini diambil bukan untuk memberi hadiah pada orang lain, melainkan “hadiahilah dirimu sendiri”. Kaum muda tiba-tiba tersentuh karena “menjadi single bisa saja sangat menyebalkan, apalagi di hari kasih sayang”. Maka, dicarikanlah hari di mana para jomlo (single) bisa menghadiahi dirinya sendiri dengan diskon besar-besaran.

Keberhasilan 11.11 Alibaba

Alibaba memobilisasi pasar besar-besaran untuk melayani mereka yang terabaikan karena kesendirian, sehingga menjadi jomlo tak berarti kesepian. Mereka bisa menghadiahi diri sendiri pada hari Single itu.

Menggunakan tagar #singlesday Alibaba menyentuh langsung pasar mereka. Hasilnya, penjualan para pelapak senilai USD1 miliar tercapai hanya dalam satu menit dua puluh lima detik pertama, atau USD30,8 miliar dalam waktu 24 jam. Sebuah creating value yang didorong oleh mobilisasi besar di tengah-tengah situasi ekonomi dunia yang dilanda ketidakpastian.

Jack Ma dan Alibaba

Keberhasilan mobilisasi ini didukung oleh orkestrasi dari crowd yang maksimal. Alibaba paham betul dengan crowd atau pasar mereka. Sehingga mereka tahu persis apa yang diinginkan oleh pasar. Selanjutnya dibuatkanlah program yang bisa menyenangkan pasarnya tersebut.

Program 11.11 ini sekarang menjadi hari wajib khususnya bagi e-commerce untuk memberikan diskon kepada pelanggan setianya.

Jadi, seperti yang disebut Rhenald Kasali dalam buku #MO apabila kita paham keinginan crowd kita hanya perlu menggunakan mobilisasi orkestrasi dengan baik. Selamat datang di era baru dunia yang saling terhubung, #WelcomeToMO

Author: melati

Leave a Reply

×